Kiki
Irawati, sebagai orang tua dari salah satu anak yang mengikuti bimbel,
menyadari bahwa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 24 MERCU BUANA YOGYAKARTA
sangat memberikan dampak positif bagi anak-anak. Menurutnya, bimbel merupakan
salah satu proses pendampingan atau bantuan yang diberikan untuk meningkatkan
pemahaman anak-anak terhadap materi pelajaran, mengembangkan keterampilan
motorik, dan mencapai kreativitas otak anak. Hal ini bertujuan agar anak tidak
menjadi terlalu bergantung pada gadget dalam waktu yang cukup lama.
Ibu Kiki
menyadari bahwa mendidik anak di era digital sangat penting agar anak tidak
mengalami kegagalan teknologi (Gaptek). Penggunaan gadget pada anak menjadi
tantangan tersendiri, karena teknologi tidak dapat dihindari dalam kehidupan
sehari-hari, termasuk pada anak-anak. Ia menyoroti risiko dampak negatif pada
kesehatan, seperti gangguan tidur, akibat penggunaan gadget yang berlebihan,
baik secara fisik maupun mental.
Bimbel ini
juga ditujukan kepada para orang tua agar mereka dapat memahami dampak yang
diberikan terhadap anak-anak dalam penggunaan gadget. Orang tua perlu membatasi
memberikan edukasi atau hiburan yang terdapat di dalam gadget agar anak dapat
menyaring atau menangkap informasi atau ilmu yang dilihatnya. Ibu Kiki
menekankan pentingnya memantau anak dalam bermain gadget karena anak-anak
cenderung mudah menangkap apa yang mereka dengar atau lihat.
Dalam
menghadapi perkembangan gadget yang terus berubah cepat dan signifikan, Ibu
Kiki mencatat beberapa tren dan perkembangan utama di dunia gadget saat ini,
melibatkan peningkatan teknologi, konektivitas yang lebih baik, dan integrasi
yang lebih erat dengan kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi potensi kecanduan
gadget atau game, mahasiswa MERCU BUANA YOGYAKARTA menyelenggarakan Berbagai kegiatan
untuk anak usia TK sampai SMP. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih motorik
anak melalui beberapa kegiatan seperti pembuatan batik jumputan dan gelang
manik-manik, sehingga anak-anak dapat berkreasi sesuai dengan keinginan mereka.
Menurut
Annisa, anggota Tim KKN UMBY, mengenai cara menghindarkan anak dari gadget
sangat relevan dan penting untuk dipahami oleh orang tua. ”langkah pertama yang
harus dilakukan orang tua adalah memahami bahwa penggunaan gadget harus
dibatasi dengan waktu yang wajar. Orang tua juga harus memberikan kesempatan
bagi anak untuk bermain di lingkungan sekitarnya. Pendekatan ini bertujuan
untuk memberikan contoh yang baik kepada anak-anak dalam mengelola penggunaan
teknologi dan memperluas interaksi mereka dengan lingkungan fisik serta sosial
di sekitarnya”.
Semangta kk ee
BalasHapus